Fighting in public?

polls_article_0_006C60C500000258_309_468x424_2902_851049_answer_4_xlargesource

Beberapa waktu lalu saat berjalan menuju parkiran mobil selesai belanja bulanan, tiba-tiba terdengar suara wanita berteriak di area parkiran. Tidak jauh dari tempat saya berdiri ternyata ada seorang wanita dan laki-laki yang sedang bertengkar. Posisi wanita sedang terbaring di lantai sambil menendang-nendangkan kakinya ke arah laki-laki yang berdiri menahan tendangan wanita tersebut. Ia terus mengamuk sambil berteriak histeris, membuat satpam yang berjaga di sekitar tempat mulai berdatangan. Nampaknya wanita itu juga menendang pot yang ada di sekitar tempat sampai pecah dan berserakan menghalangi jalan.

Saat seorang petugas mendatanginya untuk menyuruhnya tenang, amukannya malah makin menjadi-jadi. Mengeluarkan kata-kata kebun binatang sambil melempar kacamata yang ia pakai ke jalanan. Tangisnya pecah diiringi teriakan panjang yang memekakkan telinga. Dilihat dari bahasa tubuhnya, sepertinya pria dan wanita ini adalah sepasang kekasih. Si lelaki berusaha memeluk wanita itu untuk sedikit menenangkannya karna mereka mengundang banyak perhatian dari pengunjung yang lewat. Tapi semakin dipeluk si wanita makin histeris teriak-teriak sambil nangis dan memukul laki-laki di sebelahnya itu. Sempet terdengar dia bilang “Padahal kemarin gw masih cewe lo!”, lalu diikuti dengan kata-kata lain yang ga jelas kedengarannya.

Kejadiannya terjadi begitu cepat, saya sama suami sampai terpaku melihat mereka bertengkar. Begitu udah makin rame, kita memutuskan untuk balik ke mobil, ga enak rasanya ngeliatin orang yang lagi berantem. Cuma ga habis pikir masalah apa yang lagi mereka alami sampai bisa bertengkar hebat kayak gitu di depan umum. Ini bukan cuma berantem mulut biasa, tapi sampai si wanita mengamuk guling-guling di lantai dan teriak-teriak walaupun ada banyak orang di dekatnya pasti ada kenapa-kenapanya kan.

Anyway, bukan masalah mereka sih yang mau saya bahas, tapi tentang berantem di depan umumnya. Beberapa kali saya ngeliat pasangan yang bertengkar di tempat umum ada yang sampe jambak-jambakan, ada yang laki-lakinya narik paksa cewenya untuk pergi ke tempat yang lebih sepi karna malu diliatin banyak orang. Buat saya dan Bubu, bukannya kita ga pernah berantem ya, tapi dari awal pacaran kita sepakat jangan sampai adu mulut atau bahkan bertengkar di tempat umum. Pokoknya jangan sampe deh *amit-amit*. Karna rasanya gimana ya, ga pantes gitu kita bertengkar karena masalah pribadi tapi malah jadi tontonan orang-orang yang lewat. Apalagi kalo sampe disamperin sama security :/

Menikah dengan Bubu ga membuat kita terlepas dari yang namanya beda pendapat, tapi ngeliat hal kayak gini semakin jadi pengingat untuk saya dan Bubu kalau sudah sepantasnya memang emosi itu harus bisa dikontrol. Harus. Sekesal apapun dan segatel apapun mulut untuk mengeluarkan kata-kata yang memicu api, alangkah baiknya diredam dulu selagi di tempat ramai. Lebih baik lagi kalau bisa dibuang jauh-jauh biar ga terjadi kebakaran. Walaupun terkadang tenggorokan dan mulut saya rasanya gatal banget kalau lagi kesal.… Tapi saya lebih memilih buat adu argumen di rumah aja, lagian mana enak sih kalau diliatin orang? Kan jadi ga puas 😀 Sisi positifnya, karna nunggu sampe rumah baru cuap-cuap biasanya udah keburu lupa dan males duluan. Atau mungkin boleh juga di dalam kamar aja sambil lempar-lempar bantal dan pelukan biar cepet baikannya, hahahaha 😀

What do you think?