10 Tips Memulai Persiapan Pernikahan

Lagi tengah kerja, tiba-tiba teringat sama niat awal saya untuk buat blog ini. * bukannya kerja malah nulis blog

Tidak jauh-jauh dari masalah pernikahan sih pastinya. Hehehe. Saya pribadi soalnya ngerasain banget bingung dan ga ngerti apa saja yang harus disiapkan untuk keperluan wedding.

Pasti banyak capeng yang pertamanya bingung harus mulai dari mana. Apa yang harus dicari, apa yang harus dibooking duluan, vendor apa yang mau dipakai dan sederet daftar panjang lainnya.

169_20130603160825331

Jadi saya merangkum beberapa langkah awal yang harus dipersiapkan ketika sudah ada rencana untuk menikah :

1. Yang pasti calonnya udah mau diajak nikah, atau setidaknya sudah ada pembicaraan serius mengenai rencana pernikahan ini  *yaiyalah kl ngga buat apa cape nyari-nyari? ._.

2. Tentukan tanggal baik kalian. Mau menikah di hari apa, tanggal berapa, bulan berapa, tahun berapa. Tapi saran saya sih akan lebih baik lagi kalau tanggalnya fleksibel. Dalam artian kalaupun tidak bisa di tanggal tersebut tanggal lain juga masih boleh. Kenapa saya bilang begitu?

3. Karena nyari gedung yang available untuk nikahan itu susah bok! Apalagi kalau kita mencari gedung yang lokasinya ada di pusat perkotaan seperti Sudirman, Kuningan, etc. So, kalau tanggal yang kita mau itu masih available, lucky you! Tapi kalau yang available adalah di tanggal lain saran saya sih coba bicarakan dengan pasangan dia setuju atau tidak.

4. Sebelum mencari gedung, ada baiknya dibicarakan dengan pasangan dulu berapa budget maksimal untuk biaya sewa gedung. Jadi nanti tidak over budget, sekedar info saja tarif sewa gedung untuk wedding di Jakarta beragam kok, mulai dari yang 5 juta – 20 jutaan juga ada.

4. Segeralah mencari gedung mana yang akan digunakan untuk resepsi pernikahan. Trust me, orang yang mau nikah setiap minggu dalam setahun itu banyak banget! Asli banyak beneran loh. Dan ga jarang banyak gedung yang sudah full booked sampai akhir tahun. *pingsan

Saya sendiri rencana untuk menikah tadinya di tanggal 7 December 2013, tapi gedung yang ditaksir di tanggal segitu udah full booked baik pagi ataupun malam. Yang tersisa cuma di akhir tahun sekitar tanggal 28 December. Berhubung itu sudah masuk musim liburan, kita takutnya tamu-tamu sudah ada rencana sendiri. Dan yang available hanyalah tanggal 10 November tapi itu juga hasil cancelan orang pertama yang tidak jadi memakai gedung tersebut. Memang jodohnya tanggal segitu berarti. Fiuuh ~

5. Lakukanlah segera keperluan administrasi yang diperlukan untuk  sewa gedung. Biasanya sih diperlukan DP sekian persen untuk mengikat tanggal yang sudah kita setujui. Kalau pembayaran DP dilakukan lewat dari waktunya, biasa nanti akan dianggap batal (konfirmasi dengan pihak gedung sangat penting)

6. Bernafaslah lega sedikit setelah urusan gedung selesai. Setidaknya ada 1 list yang sudah bisa dicoret. Langkah selanjutnya, ini optional sih sifatnya, buatlah timeline yang berisi tentang hal-hal apa saja yang harus disiapkan dan kapan deadline terakhir. Karena untuk ngurus wedding itu yang banyak adalah perintilannya. Misalnya, catering apa yang mau dipakai, kapan mau ke catering, diskusi mengenai menu, dekorasi, rias busana, dll. Saya sebutin dikit dulu aja yah drpd pusing :p

Timeline ini akan lebih memudahkan kita untuk stick to the plan dan lebih terorganisir dalam menyiapkan hal-hal yang diperlukan.

7. Mulai cari tahu mengenai vendor apa saja yang nanti akan dipakai, catering, dekorasi, rias busana, entertainment + MC, souvenir, dan kartu undangan. Sekarang sih sudah banyak catering yang menyediakan paket all in one.  Jadi dari cateringnya sendiri, dekorasi, entertainment sampai ke rias busana. Tinggal dipilih saja mau pakai yang lepasan atau paketan. Kalau bisa gunakanlah vendor-vendor yang rekanan dengan gedung sehingga tidak perlu ada charge hanya karna vendornya ga rekanan dengan gedung *mending duitnya buat yang lain :p

8.  Melalui timeline yang sudah dibuat, silahkan di follow up satu persatu apa yang paling urgent dan apa yang masih harus didiskusikan.

9. Berdoa kepada Tuhan agar segala sesuatunya dilancarkan dan dapat selesai tepat pada waktunya.

10. Tersenyumlah dan jangan merasa terbeban untuk menyelesaikan segala sesuatu yang harus dilakukan. Pengalaman saya sendiri, di awal-awal mempersiapkan pernikahan sempet stress sendiri. Karna biasa yang akan sibuk nyari review vendor dan ngurusin segala perintilan adalah cewenya.  Si cami cuma nemenin dan iya-iyain apa yang aku sarankan dan apa yang mau disurvey. Ya bersyukur sih setidaknya dia masih mau nemenin. Hahahaha.

Sekian sedikit tips dari saya bagi capeng yang baru akan mulai untuk menyiapkan weddingnya nanti. Saya sendiri sampai detik ini masih ngurusin ini itu dan belum kelar semua. Tapi ya berserah saja sama Tuhan dan berdoa mudah-mudahan semuanya dilancarkan 🙂

Have a good day!

Advertisements

2 thoughts on “10 Tips Memulai Persiapan Pernikahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s